Untuk mendapatkan kelancaran berbahasa Inggris, mempelajari
tata bahasa dapat memperlambat kemajuan Anda secara signifikan.
Tata bahasa dasar adalah suatu keharusan, tetapi berfokus
pada tata bahasa akan mencegah Anda untuk dapat berbahasa Inggris dengan lancar
dalam jangka waktu yang wajar Grammar paling
efektif untuk meningkatkan komunikasi dan keterampilan menulis, tetapi ini
hanya berlaku bagi mereka yang memiliki dasar yang kuat dalam kefasihan bahasa
Inggris.
Satu kesamaan di antara semua orang di seluruh dunia adalah
bahwa mereka belajar berbicara sebelum mereka belajar tata bahasa.
Berbicara adalah langkah pertama bagi pembelajar bahasa
Inggris. Jadi jika Anda seorang pemula di bahasa Inggris, harap fokus pada
kemampuan berbicara dan mendengarkan Anda sebelum mempelajari tata bahasa.
Setelah mampu berbahasa Inggris dengan lancar, Anda akan
menyadari betapa tata bahasa lebih mudah.Tapi itu tidak berhasil sebaliknya.
Menjadi fasih dalam berbahasa Inggris akan membantu Anda dengan studi tata
bahasa Anda, tetapi mempelajari tata bahasa TIDAK akan membantu Anda berbicara.
Dalam artikel ini, tiga topik tata bahasa paling dasar akan dijelaskan
1) Apa itu subject?
Subyek dalam kalimat adalah "who" atau
"what" yang Anda bicarakan. Setiap kalimat membutuhkan subjek. Jika
Anda tidak memiliki subjek, maka kalimatnya tidak benar dan tidak ada yang akan
mengerti apa yang Anda bicarakan.
Dalam bahasa lain, subjek tidak selalu diperlukan. Secara
lisan, orang yang mendengarkan Anda akan mengerti apa yang Anda bicarakan, jadi
subjek tidak diperlukan. Dalam bahasa Inggris, subjek selalu diperlukan.
Berikut ini contoh kalimat kecil dengan subjek
"I am hungry"
"My brother is very smart"
"That computer is very expensive"
"We are going to the store now"
Predikat dalam kalimat adalah bagian yang memberi tahu orang
itu apa subjeknya atau apa yang dilakukannya. Ini adalah frasa yang mengandung
kata kerja. Kata kerjanya selalu dalam predikat.
Mari kita lihat kalimat-kalimat yang kita gunakan dalam
pelajaran subjek untuk mengidentifikasi predikatnya. Mereka akan digarisbawahi.
"I am hungry"
"My brother is very smart"
"That computer is very expensive"
"We are going to the store now"
"The building is very big"
Dalam kalimat singkat di atas, kami telah mengidentifikasi
subjek dan predikat. Dalam kalimat paling dasar, Anda membutuhkan subjek dan
tindakan yang terkait dengan subjek. Mari kita lanjutkan ke kata kerja untuk
memahami ini secara lebih detail.
3) Apa itu verb?
Kata kerja adalah tindakan, keberadaan, atau kejadian. Dalam
kalimat sederhana yang kami gunakan sejauh ini, kata kerja sebagian besar dalam
bentuk eksistensi. Mereka adalah "aku", "adalah", dan
"adalah".
Jenis-jenis kata kerja lainnya adalah kata kerja tindakan
seperti:
Wash
Run
Walk
Throw
Ada banyak verba aksi, tetapi saya hanya memberi tahu Anda
apa yang saya maksud. Berikut beberapa kalimat untuk membantu Anda memahami.
"I need to wash my face"
"Jane taught Jill"
"Mike is laughing"
Kata kerja juga bisa dimulai pada awal kalimat.
"Throw the ball at the catcher"
"Run towards the finish line"
Penting untuk memahami kata kerja, tetapi hanya memiliki
subjek dan kata kerja saja tidak cukup. Misalnya, "Jill run" bukan
kalimat lengkap. Meskipun Jill bisa menjadi subjek, dan "run" adalah
kata kerja, ini bukan kalimat lengkap. Itulah mengapa pelajaran sebelumnya
tentang predikat itu penting. Dengan predikatnya, kita bisa mengubah kalimat
menjadi kalimat yang tepat. "Jill is running"
